Kandungan zinc dalam beras tersebut dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepat proses regenerasi sel, serta mendukung perkembangan otak.

“Ibu hamil yang mengonsumsi beras ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif pada janin yang dikandung. Begitu pula pada balita, yang sedang dalam masa pertumbuhan, beras ini dapat memenuhi kebutuhan gizinya secara optimal,” ujar Rusdin.

Kepala Distanak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya dukung kesejahteraan petani. Foto: ist

 

Tidak hanya bermanfaat bagi ibu hamil dan balita, beras biofortifikasi juga diharapkan dapat meningkatkan kesehatan seluruh masyarakat Sultra. Dengan kualitas gizi yang lebih baik daripada beras biasa, beras biofortifikasi dipercaya dapat mendukung pola hidup sehat secara keseluruhan.

“Dengan kualitas gizi yang lebih baik dari beras biasa, kami percaya beras biofortifikasi dapat menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” kata Rusdin.