Menurutnya, kendala terbesar yang dialami adalah terkait perubahan pola pikir petani. Banyak yang masih berpikir hanya ada satu sumber ekonomi dari pertanian saja. Padahal, dengan memanfaatkan potensi lahan secara lebih optimal, petani bisa mendapatkan lebih banyak sumber pendapatan.

Distanak terus berupaya mengedukasi petani untuk tidak hanya mengandalkan satu jenis komoditas, tetapi untuk membuka diri pada diversifikasi pertanian.

“Dengan pendekatan yang lebih modern dan lebih kreatif, diharapkan petani di Sulawesi Tenggara dapat meningkatkan hasil pertanian mereka serta meningkatkan kesejahteraan,” harap Rusdin.

Baca Juga: Polda Sultra dan SDM Mabes Polri Asesmen 51 Peserta Seleksi JPTP Pemkab Kolaka Utara