KENDARI, TELISIK.ID - Isu resesi ekonomi dan krisis pangan tahun 2023 membuat seluruh stakeholder di Indonesia memitigasi kemungkinan terburuk tingkat inflasi dan ketersediaan pangan, salah satunya di Kota Kendari.

Puluhan distributor pangan di Kota Kendari menguak faktor tingginya harga pangan menurut kondisi lapangan yang mereka alami. Mereka mengeluhkan hal tersebut kepada pemerintah kota agar segera ditangani jika hendak sedikit menurunkan harga di pasar.

Salah satu distributor, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) mengatakan kendala yang paling banyak dirasakan oleh pihaknya saat ini adalah biaya transportasi. PT PPI selama ini mendatangkan komoditas pangan dari Kota Surabaya melalui tol laut yang hanya sampai Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Hal ini yang membuat mereka harus mengocek biaya angkut lagi melalui darat agar sampai di Kota Kendari.

Baca Juga: Diberi Raport Merah, Begini Kata Bupati Konawe Utara

Distributor lain, Muhammad Najib Husein dari PT Landipo Niaga Raya, mengeluhkan bahan bakar solar yang tak bisa didapat kontainer distributor. Oleh karena itu, mereka terpaksa membeli BBM dexlite yang harganya lebih mahal.