Sementara wakil bupati saat dikonfirmasi juga mengaku siap bertanggung jawab.
Ia pun membenarkan jika dirinya telah menampar Yanner Sesfao sebanyak 1 kali.
Namun ia menyebut hal tersebut dilakukan karena Yanner dinilai tidak beretika dan membangkang saat berbicara dengan dirinya di rumah jabatan.
Wabup Army menyebut tamparannya tidak kuat dan hanya sekali.
”Dia masuk di rumah jabatan tidak sopan, duduk sejajar saya. Saya suruh dia cabut masker baru berbicara karena dia berbicara tidak jelas, tapi dia malah melawan. Makanya saya tampar dia, tapi tidak kuat. Setelah saya tampar, dia malah bangun jalan ke luar, setelah itu kembali masuk dan duduk sejajar lagi dengan saya,” terang wakil bupati.
