"Kita merasa ada yang janggal. Almarhum ditangkap sehat, tetapi pulang sudah jadi mayat. Kita tidak tahu kapan meninggalnya dan siapa yang mengantar di RS," kata Ison, adik almarhum.

Ison mengaku, saat berada di RS sempat menanyakan ke dokter kapan almarhum meninggal. Jawaban dari dokter, almarhum sudah meninggal saat dibawa ke RS oleh Polisi.

"Kita masih menunggu hasil visumnya," ujarnya.

Koleganya, Fajar mengatakan, dari keterangan saksi-saksi saat penangkapan, almarhum dipukuli oleh polisi. Karenanya, mereka meminta Propam mengusut kasus yang diduga melibatkan personel Polri itu.

"Kami menduga almarhum meninggal karena dianiaya," curiganya.