Baca Juga: Kedatangan Ketum PSI Kaesang Pangarep di Kota Kendari Molor

“Untuk politik dinasti kembali lagi kepada perpolitikan Indonesia yang one man one vote, jadi sekalipun Mas Gibran jadi calon wakil presiden, tetapi kalau ada yang tidak suka, masyarakat bebas untuk tidak memilih,” terang Kaesang.

Ia juga melanjutkan tanggapannya terkait politik dinasti yang dilayangkan kepada keluarganya, khususnya kepada Presiden ke-7 RI Jokowi. Ia menegaskan, tidak ada intervensi di dalamnya ataupun tindakan mengintimidasi Mahkamah Konstitusi dengan menggunakan kekuasaan presiden.

Baca Juga: Band Lokal Saily, Hibur Pengunjung Soda Fest Sembari Nunggu Kaesang Pangarep

Ia mengakui sulit untuk mengubah keyakinan seseorang yang sudah mempunyai keyakinan dalam konteks ini percaya bahwa semua tuduhan politik dinasti itu benar terjadi di keluarganya.