Korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kemudian dievakuasi dengan perahu nelayan dan dibawa ke Rumah Sakit Genteng untuk diidentifikasi. Pukul 06.40 WIB Tim Inafis menyatakan korban merupakan nelayan yang dicari setelah mengalami perahu terbalik atas nama Zainul (38).
Sedangkan korban berikutnya, lanjutnya diketemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 09.00 WIB. Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban dari titik penemuan yang jaraknya 0,73NM dari lokasi awal kejadian. Korban atas nama Muhadi (38) selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga: Stres Akibat Penyakit Asam Lambung, Pria di Kendari Tewas Gantung Diri
Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setya Budi menyebut selain dua nelayan yang tewas tersebut dua nelayan lainnya bernama Sapuan (40), dan Abas (39).
Dijelaskan Wahyu, tim SAR gabungan yang melakukan upaya pencarian nelayan yang hilang terkendala oleh ombak setinggi enam meter yang masih terjadi di perairan Grajagan.
