KENDARI, TEKISIK.ID – Asosiasi Mahasiswa Radikal (Amara) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar demonstrasi di Kantor Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra pada Rabu (16/10/2024).
Aksi ini menyoroti pembangunan Gerbang Wisata Toronipa Kendari, yang dinilai mengalami kerusakan di beberapa bagian meskipun menggunakan anggaran yang sangat besar.
Jenderal lapangan aksi demo, Malik Boton, mengungkapkan bahwa proyek ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 33 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Sultra dan baru saja diresmikan pada awal tahun 2024.
Baca Juga: Warga Minta Penanganan Serius Anak Jalanan di Kendari
“Berdasarkan hal tersebut, kami dari Amara Sultra menduga kuat telah terjadi penggelembungan anggaran atau mark up pada proyek pembangunan Gerbang Kendari - Toronipa. Dengan anggaran yang fantastis dan hasil pembangunan fisik yang buruk, hal ini tentu menimbulkan kontroversi,” kata Malik.
