"Tetapi kami tidak dapat konfirmasi, makanya kita kira tidak jadi. Saya juga langsung lanjutkan pertemuan di Kantor Gubernur," ungkapnya.

Usnia juga mengaku, jika vaksin Astrazeneca memang jarang digunakan di Sultra dan terjadi ekspayer pada vaksin tersebut. Ia pun menyarankan agar vaksin Astrazeneca agar diserahkan ke daerah lain saja.

"Untuk mengantisipasi ekspayer atau kadaluwarsa, sebaiknya vaksin tersebut diserahkan di daerah lain yang memang menggunakan jenis vaksin tersebut," pungkasnya.

 Baca Juga: BNNP Sultra Tes Urine Pejabat Diskominfo Sultra, Ini Hasilnya

Sebelumnya, Koordinator Mitra Parlemen Hugua, Ady kecewa atas sikap Plt Kepala Dinkes Sultra, Usnia atas penolakan bantuan vaksin Astrazeneca.