"Iya, kami disuruh bayar, karena berdasarkan audit kerugian mencapai Rp 41 juta, akan tetapi barang-barang yang hilang itu semua kita sudah buang karena tiap harinya digigit tikus," jelas K.
Sementara itu, HRD Indomaret, Aryanto mengaku, belum mengetahui pasti terkait permasalahan yang dialami karyawannya.
"Coba tanya ke SPVnya, karena menurut saya bayar manual atau tunai itu tidak dibenarkan," ujar Aryanto.
Senada dengan itu, Area Manager Indomaret Kendari, Andung, menyarankan agar mengkonfirmasi terkait kejadian tersebut pada supervisor yang bersangkutan.
"Coba tanya ke Supervisornya, takutnya saya juga salah jawab, soalnya saya belum mengetahui pasti permasalahan itu," ujar Aryanto.
