Olehnya itu, yang harus dilakukan PBSI Sultra saat ini adalah mengambil alih pendaftaran club-club yang selama ini aktif di setiap iven-iven.
"PBSI Sultra harus profesional melihat persoalan ini. Jangan dulu menunjuk karteker, lebih baik fasilitasi untuk pendaftaran club-club," ungkap Nanang.
Sementara itu, Pengurus Club PB Perdagin, LM Syahrullah mendesak PBSI Sultra untuk sesegera mungkin mengumumkan ke publik terkait pendaftaran club. Sehingga, pada saat Muscab, club-club memiliki legalitas untuk memilih ketua.
"Jangan seperti Muscab sebelumnya, yang kami nilai tidak profesional," katanya. (B)
Reporter: Sunaryo
