JAKARTA, TELISIK.ID – Penutupan Tahun Tematik Indikasi Geografis (IG) 2024 sekaligus peluncuran Tahun Hak Cipta dan Desain Industri 2025 menjadi momen bersejarah bagi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di Hotel Shangri-La, Jakarta.
Menteri Supratman mengungkapkan bahwa tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam memperkuat perlindungan dan pengakuan terhadap produk-produk unggulan Indonesia yang memiliki ciri khas geografis.
“Kopi Arabika Gayo, Garam Amed Bali, dan Lada Putih Muntok yang kini terdaftar di Uni Eropa adalah bukti bahwa kekayaan budaya dan alam Indonesia memiliki potensi besar untuk memperkuat ekonomi bangsa,” ujar Supratman.
Selama tahun 2024, DJKI meluncurkan berbagai inisiatif strategis, di antaranya:
- Forum Indikasi Geografis Nasional dan penyusunan Peta Jalan IG Nasional 2025–2029 sebagai panduan pengembangan IG berkelanjutan.
