Untuk itu, kata dia, penebangan pohon itu prinsipnya demi keselamatan masyarakat, sehingga pohon yang ditebang yaitu pohon yang berpotensi rebah.

"Kami menebang tiga pohon jati yang berpotensi roboh demi keselamatan masyarakat," ujarnya saat ditemui Telisik.id, Senin (5/2/2024).

Ia mengaku, saat melakukan penebangan pihaknya telah bersurat ke PLN Unit Raha untuk dilakukan pemadaman listrik. Hal ini bertujuan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Monitoring Badan Ad Hoc, Bawaslu Pastikan Kesiapan Pemilu

Ketika ada pohon yang berpotensi membahayakan masyarakat, pihaknya akan kembali menebang baik pohon jati maupun pohon lainnya.