Baca Juga: Camat Minta Lurah Ikut dan Kerahkan Warga di Jalan Santai PKS
Di mana kata dia, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh sekolah agar bisa mendapatkan penghargaan Adiwiyata, di antaranya yaitu membuat perencanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) yang pada intinya membangun budaya peduli kebersihan lingkungan.
“Untuk bisa dicalonkan masuk Adiwiyata ini, kami melakukan pembinaan. Jadi kami turun ke sekolah, kami bina dokumen dan fisiknya. Kalau memang ada nilai yang diragukan saat penilaian, maka KLHK akan turun langsung untuk verifikasi apakah benar atau tidak antara dokumen dengan apa yang ada di lapangan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Sulawesi Tenggara, Untung Ratu mengungkapkan, pengusulan tujuh sekolah tersebut sudah dilakukan baik untuk calon Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Nasional.
Kendati dokumennya sudah diusulkan, namun ia berharap sekolah-sekolah tersebut jangan berpuas diri dulu karena akan ada kroscek langsung di sekolah atau melalui pertemuan untuk meminta klarifikasi kesesuaian antara isi dokumen dengan kondisi di lapangan.
