"Ke depan, sampah tidak hanya dikumpul, dipungut dan ditimbun saja, tapi sampah-sampah yang punya nilai ekonomis bisa dimanfaatkan atau didaur ulang, salah satunya diolah jadi paving block," katanya kepada Telisik.id belum lama ini.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya bakal melakukan sosialisasi pada masyarakat, karena harus ada pemilahan sampah, antara sampah organik dengan anorganik.

"Karena alat pembuatan paving block hanya bisa masuk sampah plastik dan sejenisnya. Jadi penting sekali kita lakukan pemisahan sampah ini," tambahnya.

Bahan baku dari pembuatan paving block ini, menggunakan limbah atau sampah plastik nonekonomis, yang dicampur dengan limbah sterefoam dan pasir. Dari olahan sampah plastik ini, paving blok tak hanya sebagai hasil inovasi, melainkan juga bernilai ekonomis. Adv (B)

Reporter: Fitrah Nugraha