Lalu bagaimana doa buka puasa yang sahih sesuai tuntunan Rasulullah SAW? Untuk itu telisik.id menyuguhkannya spesial untuk anda sekalian.

1. Pilihan Pertama

Dalam buku Tuntunan Ibadah pada Bulan Ramadhan yang disusun oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah halaman (2020: 32) adalah bacaan Dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insya Allah (hilanglah rasa haus dan basahlah urat-urat (badan) dan insya Allah mendapatkan pahala).

Hal itu merujuk hadis Rasulullah SAW dari Ibnu Umar RA yang artinya, "Apabila Rasulullah SAW berbuka, beliau berdoa: Dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insya Allah”, (HR. Abu Dawud).

Dilansir dari tarjih.or.id doa tersebut dibaca usai berbuka. Merujuk kepada kitab al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-‘Arba’ah Juz III bab Ma yustahabbu li as-Shoim, karangan Abdurrahman al-Jaziri. Tarjih.or.id tidak menyalahkan bagi yang membaca doa itu sebelum berbuka dengan alasan kata kerja lampau dalam penafsiran tidak mutlak selalu diartikan 'telah'.