Gus Salam yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar, menegaskan bahwa mujahadah kubro  bertujuan sebagai upaya batiniah bagi kalangan nahdliyin agar negara dan dunia bisa bangkit lagi setelah dua tahun pandemi.

Baca Juga: Buaya Kerap Tampakkan Diri di Muara Sungai Sikeli, Warga Diminta Waspada

"Tentu setelah pandemi selesai, kondisi bangsa baik secara ekonomi atau yang lain masih banyak tantangan. Maka di samping ikhtiar lahir, juga tidak kalah pentingnya usaha batiniah. Di momen ini kita juga mendoakan negara dan dunia untuk bisa bangkit lagi setelah dua tahun pandemi," ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan Gus Salam, prosesi mujahadah kubro murni ritual tanpa ada pidato sama sekali.

"Mujahadah kubro akan diisi dengan Ijazah Hizb Nawawi, Hizb Autad, Hizb Nashr, kemudian dilanjutkan dengan mujahadah dan istighotsah kubro. Jadi kami upayakan untuk tetap taqarrub kepada Allah Ta'ala," tutur cucu Rais Aam PBNU (1971-1980) KH Bisri Syansuri Denanyar.