Menurut H, insiden bermula saat Kompol HS mendatanginya di tempat kerja. Ia mengaku dihadang dan barang-barangnya dirampas sebelum akhirnya dibawa ke hotel.

“Dia hadang saya di depan pintu, pintu tempat kerjaku. Dia datang, dia ambil semua barangku, handphone dan jaket, terpaksa saya harus ikut,” ujar H dalam keterangannya.

Kasus ini sempat diberitakan telisik.id setelah dilakukan konfirmasi kepada Kompol HS melalui pesan WhatsApp, namun saat itu tidak direspons.

Upaya lanjutan dilakukan Kamis (9/10/2025) pagi, di mana Kompol HS akhirnya dihubungi untuk dimintai waktu wawancara. Alih-alih memberikan tanggapan, ia justru meminta agar pemberitaan tersebut dihapus.

“Aduh mas, ketemu saya pi mas, bisa ditakedown ga itu (berita) mas, nanti saya atur semua mas ya,” ujar Kompol HS melalui sambungan telepon WhatsApp.