“Saat itu kami sempat ada miskomunikasi di jalan. Karena suasana sudah subuh, kami sepakat untuk menenangkan diri dan berbicara di hotel. Tidak ada paksaan dan tidak ada tindakan seperti yang dituduhkan,” jelasnya.

Terkait tudingan perampasan barang, Kompol HS juga menolak keras. Ia menuturkan bahwa selama hubungan asmara berlangsung, justru dirinya yang banyak membantu H secara materi.

“Saya tidak pernah merampas barang milik H. Justru selama kami pacaran, saya sering bantu dia. Saya pernah belikan handphone dan beberapa barang lain sesuai permintaannya. Jadi tuduhan itu sangat tidak masuk akal,” tegasnya.

Kompol HS berharap agar publik tidak terburu-buru menilai kasus ini dan menyerahkan seluruh proses kepada pihak berwenang. Ia yakin kebenaran akan terungkap setelah penyelidikan berjalan sesuai prosedur. (C)

Penulis: Hamlin