"Intinya kita berdamai bukan karena intimidasi. Intimidasi memang ada, kemarin-kemarin kan sama keluargaku," kata korban H kepada telisik.id saat dikonfirmasi melalui telepon.

Ketika ditanya terkait alasan mencabut laporannya, H enggan memberikan penjelasan. "Intinya sudah berdamai, nda mungkin saya kasi tau toh mas," kilah H.

Sebelumnya, Kompol HS mengutus seseorang untuk melobi keluarga korban. H mengaku keluarganya di Desa Lamotau, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) didatangi oleh orang suruhan Kompol HS.

"Keluargaku didatangi, saudaraku didatangi di rumah BTNnya, sama teman-temanku (didatangi)," kata H pada Selasa (14/10/2025) pekan lalu.

Orang yang disebutnya sebagai suruhan Kompol HS menjanjikan sejumlah uang kepada keluarganya. "Dijanjikan juga berapa uang sama saudaraku," tutur H.