kedua hasil tersebut menunjukkan tingginya popularitas pasangan ASR-Hugua di kalangan pemilih. Faktor pendukung seperti citra bersih dari korupsi, program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta penetrasi kampanye yang masif disebut-sebut sebagai alasan utama di balik keunggulan pasangan ini.
Meskipun keduanya menunjukkan dominasi ASR-Hugua, terdapat perbedaan signifikan dalam angka perolehan suara.
Dalam polling telisik.id yang bersifat terbuka dan independen, ASR-Hugua memperoleh 249 suara dari total 784 pemilih (31,8 persen). Diikuti oleh pasangan Lukman Abunawas-La Ode Ida dengan 25,4 persen, dan Ruksamin-Syafei Kahar dengan 25,1 persen. Pasangan Tina Nur Alam-LM Ihsan Taufik Ridwan menempati posisi terakhir dengan 17,7 persen.
Sementara itu, hasil quick count LSI menunjukkan angka yang lebih besar untuk ASR-Hugua, yaitu 52,45 persen. Pasangan Tina Nur Alam-Ihsan Taufik Ridwan berada di posisi kedua dengan 21 persen, diikuti oleh pasangan Lukman Abunawas-La Ode Ida (17,19 persen) dan Ruksamin-Syafei Kahar (9,36 persen).
Perbedaan signifikan dalam angka perolehan suara ini bisa disebabkan oleh metode pengumpulan data yang digunakan. Polling telisik.id bersifat online, yang mencerminkan opini sebagian masyarakat yang aktif berpartisipasi.
