"Dari kedua hal tersebut akhirnya saya menganggap bahwa ini bukan kitab suci. Akhirnya saya mempelajari yang lain selama tujuh tahun," jelasnya.
Menurutnya agama Islam berbeda dari semua agama yang dipelajarinya. Agama Islam lebih logis dan sesuai ilmu pengetahuan yang kemudian ia menganggap itulah kitab suci. Hal tersebut tidak mungkin dikarang oleh manusia.
Menurut Koh Dondy Tan untuk melihat suatu ajaran tidak boleh fokus pada satu titik saja. Hal tersebut akan menimbulkan perbedaan-perbedaan. Namun jika mempelajari keseluruhan, Islam adalah agama yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dapat diterapkan dalam sebuah sistem peradilan dan ekonomi.
Sebenarnya, sebelum Koh Dondy Tan memutuskan menjadi seorang mualaf, sang ibu lah yang lebih dulu masuk Islam, dilansir dari Suara.com - jaringan Telisik.id.
Kemudian, ia semakin tertarik dengan Islam setelah mendengar video ceramah dari Ahmed Deedat yang membahas mengenai Bible (Alkitab).
