MANGGARAI, TELISIK.ID - Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengalami kekurangan tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk mendongkrak kemajuan pada sektor pertanian.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Drh. Yoseph Mantara saat mengikuti rapat koordinasi bersama PPL se-Kabupaten Manggarai di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Selasa (22/04/2021).

Yoseph mengatakan bahwa sebenarnya saat ini pihaknya masih membutuhkan tambahan PPL untuk pembinaan para petani dan mendongkrak kemajuan pertanian.

Pasalnya, jumlah PPL hingga April 2021 hanya sebanyak 101 orang. Dari total tersebut 3 orang bertugas di tingkat kabupaten sebagai KJP dan 12 orang bertugas sebagai koordinator BPP.

Rincian tersebut, kata dia, jumlah PPL yang benar-benar bertugas di desa hanya 86 orang. Hal itu tentu tidak sesuai dengan jumlah desa/kelurahan yang ada di Manggarai, yakni 171.