“Acara-acara seperti ini adalah acara sosial yang berfaedah dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Kepala Kantor DPD RI Sultra, Sasram Jaya, S.STP., M.Si., mengatakan kegiatan tahun ini dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah. Jadwalnya menyesuaikan ketersediaan kantong darah di PMI atau laboratorium kesehatan daerah masing-masing.
“Untuk di Sulawesi Tenggara, alhamdulillah bisa tercapai 80 kantong darah. Ada 15 yang batal karena mungkin kurang istirahat atau sebab lain,” kata Sasram.
Ia menyebut sekitar 150 orang telah mendaftar sebagai calon pendonor. Namun, tidak semuanya dapat menyumbangkan darah. Sebagian peserta dinyatakan belum bisa mendonor, sedangkan beberapa pendaftar lainnya meninggalkan lokasi karena harus kembali bekerja.
Sasram menilai jumlah kantong darah yang terkumpul berpotensi lebih banyak jika pendaftaran tidak ditutup. Capaian tahun ini juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
