Hadirnya khilafah akan membebaskan negeri-negeri muslim lainnya yang tertindas dan menyatukan negeri-negeri Islam yang terpecah. Hadirnya khilafah akan menghilangkan hegemoni kuffar yang menjajah tanah Palestina, dan melindungi kehormatan kaum Muslimah di seluruh dunia di bawah kalimat tauhid dan pemerintahan Islam.

Al-Aqsha menunggu pembebasan, memanggil kaum muslimin. Umat Rasulullah SAW adalah umat yang satu. Umat Islam adalah satu tubuh, di mana ada tubuh yang terluka maka bagian lain pun akan merasakan perihnya luka tersebut. Rasulullah mewariskan ukhuwah Islam di antara umat Islam agar kita semua dapat bersatu dalam satu naungan ikatan, yaitu ikatan Islam.

Padahal, kalau kita kembali mengulang sejarah, akan kita dapati bagaimana kebaikan Khalifah dalam menjaga etnis Yahudi saat itu. Ketika kaum Yahudi di Spanyol dianiaya oleh pemerintahan nasrani, mereka melarikan diri ke wilayah khilafah era inkuisisi Spanyol, karena mereka tahu bahwa mereka akan diterima di sana, dan diberikan perlindungan, serta dijamin hak-hak mereka untuk hidup sebagai warga negara.

Namun, lihatlah saat ini, apa yang dilakukan Zionis Israel  kepada umat muslim Gaza. Sekalipun penindasan yang dirasakan Muslim di Suriah, Gaza, Afrika Tengah, Myanmar, dan Xinjiang telah mengguncang hati kaum muslim yang beriman, kita mesti yakin, bahwa kejadian tersebut wajib menguatkan kita untuk segera memperjuangkan Islam, untuk melindungi negeri Muslim seluruhnya.

Drama kepalsuan kapitalisme Barat akan segera runtuh dan digantikan oleh sistem Islam, maka bersiaplah untuk menjadi seorang mujahid yang memperjuangkan Islam. Bersiaplah menjadi pembebas Al-Aqsha. Wallahu alam bishawwab. (*)