Demikian pun akademi daging, sehingga sarjana peternakan bisa memanfaatkan peluang itu.

"Jangan kita hanya mampu menghasilkan sarjana peternakan tapi usaha peternakannya tidak ada. Itu sama artinya kita beternak sarjana, bukan menciptakan sarjana peternakan," tandasnya.

Politisi Nasdem itu juga memberi contoh tentang akademi daging yang ia maksud untuk setiap sarjana peternakan di Provinsi NTT.

Dia mencontohkan, sapi boleh sama tetapi daging belum tentu sama. Sapi hitamnya Australia pernah diambil oleh Jepang dengan harga mahal, karena riset pakan ternaknya bagus sehingga produktivitas sapinya dibeli dengan harga mahal.

"Mulai sekarang sarjana peternakan kita juga harus menuju kesana, artinya mampu membuat itu karena tidak ada pilihan lagi bagi kita kalau tidak buat riset," harapnya.