Andian memilih video itu karena saat ini video sebagai media pembelajaran yang menawarkan banyak keuntungan. "Terutama dalam mendukung pembelajaran mandiri," terangnya.

Baca juga: Komisi III DPRD Sultra Ingatkan Pemerintah tidak Aji Mumpung Gunakan Dana COVID-19

Menurutnya, kombinasi audio dan visual terbukti lebih efektif dan lebih cepat dalam menyampaikan pesan kepada peserta didik.

Video pembelajaran ini sangat cocok untuk digunakan pada sistem pembelajaran yang bersifat produktif. "Membantu siswa dalam memvisualisasikan materi yang telah diajarkan sehingga lebih mudah diingat dan dipahami," paparnya.

Andian menambahkan, generasi Z yang lahir tahun 1995 hingga 2010 kurang menyukai media verbal. Mereka lebih memilih media audio visual.