KENDARI, TELISIK.ID - Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (FPIK UHO) dan Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna Kendari (ITK Avicenna) menghadirkan harapan baru bagi nelayan di Desa Soropia, Kabupaten Konawe.
Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025, tim dosen bersama Kelompok Bahari Jaya mulai menerapkan teknologi bioflok dalam budidaya udang vaname.
Teknologi bioflok merupakan metode budidaya yang mengandalkan mikroorganisme untuk mengolah limbah organik dalam kolam menjadi biomassa yang dapat dimanfaatkan kembali oleh udang sebagai pakan alami.
Teknologi ini terbukti efektif dalam mengurangi penggunaan air dan pakan sekaligus meningkatkan produktivitas dan menekan angka kematian udang.
Kelompok Bahari Jaya, mitra utama dalam program ini, terdiri dari 10 orang nelayan yang aktif dan produktif secara ekonomi. Mereka kini mulai mengoperasikan empat kolam terpal bundar berdiameter tiga meter sebagai media budidaya udang vaname berbasis bioflok.
