KENDARI, TELISIK.ID – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) mendorong pesantren di Kabupaten Konawe Selatan untuk mencapai kemandirian pangan melalui inovasi nanofertilizer berbahan limbah biomassa.
Langkah ini diharapkan menjadi model pertanian berkelanjutan berbasis teknologi yang dapat diterapkan di komunitas pesantren.
Program ini dijalankan melalui skema Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI) dan difokuskan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Konda.
Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat Kendari Dikebut dengan Anggaran Rp 400 Miliar
Ketua tim, Prof. Dr. Ir. Maulidiyah, M.Si., IPU., ASEAN Eng., memimpin tim dosen dan mahasiswa dari Jurusan Kimia, Fakultas MIPA UHO, untuk mengedukasi santri mengenai pemanfaatan pupuk nano ramah lingkungan.
