Dari keterangan M, korban R mengatakan dirinya sangat trauma secara psikis maupun mental dengan kejadian yang saat ini ia alami. Tetapi paman korban meyakinkan korban agar tetap semangat dan terus melanjutkan kuliahnya karena ia akan dilindungi secara oleh Dekan FKIP.

Baca Juga: Hampir Dua Pekan, Pelaku Pembunuhan Pasutri Belum Tertangkap

"Biar makan minum sekarang sudah tidak biasa. Apalagi mau kuliah saya sangat malu, apalagi beritanya sudah menyebar di mana-mana," ucap korba kepada pamannya.

Sementara itu, saat Telisik.id coba mengkonfirmasi dugaan pelecehan tersebut ke Prof B, Prof B tak memberikan respon baik melalui sambungan telpon dan hanya melihat pesan WhatsApp yang di kirimkan.

Baca Juga: PNS di Kota Medan Dijambret, Tas Berisi Barang Berharga Raib