Universitas Pelita Ibu Libatkan Masyarakat Adat
Kegiatan diseminasi dihadiri unsur pimpinan Universitas Pelita Ibu, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, ibu hamil, ibu nifas, keluarga, serta masyarakat Suku Wawonii.
Ketua Lembaga Adat Wawonii, Husain Mahalik, turut hadir sebagai representasi masyarakat adat. Keterlibatan lembaga adat menjadi bagian penting dalam proses pelestarian dan transformasi tradisi Merarangi.
“Kami sangat mengapresiasi lahirnya Merarangi Sehat sebagai bentuk pelestarian budaya yang tidak menghilangkan nilai-nilai adat. Tradisi Merarangi adalah identitas masyarakat Wawonii yang diwariskan oleh leluhur. Melalui pengembangan ini, budaya tetap hidup, masyarakat memperoleh manfaat kesehatan yang lebih baik, dan generasi muda dapat terus mengenal serta melestarikan warisan budaya daerah,” ujar Husain Mahalik dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/8/2026).
Husain mengatakan keterlibatan masyarakat adat diperlukan agar proses pengembangan tradisi tetap memperhatikan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Wawonii.
