Melalui program tersebut, tradisi Merarangi tetap ditempatkan sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Wawonii. Transformasi dilakukan melalui pendekatan yang mempertemukan pengetahuan lokal dengan ilmu kesehatan.

Universitas Pelita Ibu juga menjadikan hasil pengabdian tersebut sebagai luaran akademik dan bahan pembelajaran kebidanan. Buku ber-ISBN yang diluncurkan menjadi salah satu bentuk dokumentasi pengetahuan mengenai perawatan masa nifas dalam perspektif budaya.

Pengembangan Merarangi Sehat dilakukan dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra, lembaga adat sebagai bagian dari representasi budaya, serta tenaga kesehatan dan perguruan tinggi dalam aspek edukasi dan kesehatan.

Dengan pendekatan tersebut, tradisi Merarangi tetap dapat didokumentasikan dan dikenalkan kepada generasi berikutnya, sementara aspek keselamatan ibu nifas menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses pengembangannya. (D-Adv)

Penulis: Ahmad Jaelani