"Tentunya kita harus terus dapat mempertahankan budaya yang telah ada, saya yakin kearifan suku Tolaki dapat menjadi sumber inspirasi energi positif sekaligus potensi untuk membangun Sulawesi Tenggara menjadi," ungkapnya.

Baca Juga: Inisiatif Pemkab Konawe Selatan: Labelisasi Rumah Penerima Bantuan Sosial, Strategi Efektif Perangi Kemiskinan

Andap mengingatkan, identitas kesukuan sangat penting untuk mengingatkan dari mana berasal dan tidak lupa akan jati diri dan menjadi manusia yang memiliki mental dan karakter yang kuat dalam menghadapi moderenitas.

"Saat ini sudah tercatat 40 komunal suku Tolaki sebagai kekayaan intelektual di Sulawesi Tenggara," ungkapnya.

Ia juga berpesan dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, kebanggaan atas asal suku jangan sampai membuat terjebak dalam politik identitas.