Terkait sektor investasi, penanaman modal asing (PMA) di triwulan kedua 2024 didominasi oleh sektor transportasi, pergudangan, telekomunikasi, hotel, restoran, dan industri lainnya dengan total investasi mencapai Rp 37,9 miliar. Negara-negara penyumbang terbesar untuk PMA di Kendari antara lain Singapura, Tiongkok, Malaysia, dan Belanda.

Baca Juga: Atasi Kemiskinan Esktrem dan Stunting, Pemkot Kendari Gencar Sosialisasi

Sementara itu, untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN), sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menjadi penyumbang terbesar dengan nilai investasi mencapai Rp 335 miliar.

"Investasi dari sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sangat krusial bagi perekonomian Kota Kendari," tutupnya.

Pemerintah Kota Kendari optimistis realisasi investasi akan terus meningkat hingga akhir tahun, seiring dengan berbagai kemudahan yang diberikan kepada investor. (C)