Ia mengatakan, jumlah pendamping yang ada saat ini belum mencukupi separuh dari total desa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
"Desa ini perlu pendamping desa yang banyak. Kalau kita lihat, kita baru memenuhi tidak sampai 50 persen dari jumlah desa. Kalau yang baik adalah ditambah, bukan dikurangi," ucap Sudjatmiko dalam rapat kerja bersama Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Rabu (30/4/2025).
Baca Juga: Pengumuman Evaluasi Administrasi dan Penulisan Paper Tenaga Ahli P3PD Pendamping Desa, Ini Linknya
Ia mendorong agar Kementerian Desa dan PDT mengajukan penambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan untuk merealisasikan satu desa satu pendamping. Menurutnya, kebijakan itu akan memaksimalkan program pembangunan desa yang kini tengah berjalan.
"Harapan kami, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto nanti dalam menyusun anggaran 2026, dianggarkan satu desa satu pendamping karena itu bisa lebih maksimal. Jadi diutamakan, saran kami," lanjut Sudjatmiko.
