JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah sudah membuka kembali layanan transportasi udara untuk publik, namun banyak warga mengeluhkan berbelit-belitnya birokrasi ketika akan melakukan penerbangan di masa pandemi COVID-19 dan berimplikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan.

Akibatnya, persoalan tersebut mendapat perhatian dari dari Wakil Ketua Badan Urusan Ruman Tangga (BURT) DPR RI, A Bakri. Ia menghimbau pemerintah, terutama otoritas Bandara Soekarno-Hatta agar menjalankan protokoler yang simpel dan tidak memakan waktu terlalu lama.

Di masa pandemi Corona saat ini, protokol pencegahan COVID-19 memang sudah dilakukan otoritas bandara dengan ketat dan akurat.

"Kami ingin melihat situasi dan kondisi Bandara Soekarno-Hatta termasuk layanannya. Kami dari DPR menyarankan kepada pemerintah supaya melakukan protokoler yang singkat tidak terlalu bertele-tele, sehingga masyarakat juga tidak merasa terbebani," kata Bakri dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Anggota Komisi V DPR RI yang membidangi masalah transportasi ini menilai, protokoler bandara selama masa pandemi COVID-19  yang memakan waktu lama adalah Rapid Test.