JAKARTA, TELISIK.ID - Banggar DPR dan pemerintah menyepakati postur RAPBN 2027 setelah pergantian Menteri Keuangan, dengan sejumlah angka mengalami penyesuaian dari rancangan awal.
Kesepakatan pembahasan tingkat pertama tersebut menjadi dasar untuk membawa Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 ke Rapat Paripurna DPR. Dalam prosesnya, posisi Menteri Keuangan telah berpindah dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.
Suahasil menyatakan kebijakan fiskal 2027 akan tetap diarahkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menghadapi ketidakpastian global. Ia menyebut fundamental ekonomi Indonesia masih cukup baik untuk menghadapi situasi tersebut.
"Penyusunan RAPBN 2027 berlangsung dalam situasi konflik global yang tidak mudah, karena itu kita harus terus memperkuat perekonomian Indonesia dan kita bersyukur fundamental ekonomi cukup baik," kata Suahasil saat memberikan kata penutup Rapat Kerja Pembicaraan Tingkat I Pembahasan RUU APBN Tahun Anggaran 2027, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (26/9/2026).
Suahasil juga menegaskan bahwa kebijakan fiskal tidak hanya diarahkan untuk menjaga kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran. Pemerintah tetap menyiapkan ruang bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi.
