Dikatakan Elnino, upaya pemerintah untuk ketersediaan sembako tetap memperhatikan kewajiban negara, untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, melindungi bumi, air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya agar tetap berada di tangan orang Indonesia, dan dikelola oleh orang Indonesia.
"Pendek kata, sebisa mungkin memaksimalkan apa yang kita miliki daripada menambah hutang luar negeri," ucap Elnino.
Diketahui, beberapa harga bahan pokok saat ini mengalami kelonjakan harga yang begitu tinggi, seperti yang terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Seperti diberitakan telisik.id pada, Minggu (29/3/2020) harga Jahe di Pasar Andohuhu Kota Kendari mengalami kelonjakan harga sampai lima kali lipat.
"Sekarang harga jahe sedang naik Rp100 per kilogram," kata Intan, pedagang Jahe di Pasar Andohuhu kepada telisik.id.
Sebelumnya, harga Jahe di pasar tradisional Kota Kendari ini cukup normal antara Rp 20 ribu-40 ribu per kilogram. Namun, harga itu melonjak tinggi akibat merebaknya COVID-19 di hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Sultra.
