Menurutnya, kesigapan Polres Konawe dalam mengungkap kasus narkoba tersebut menunjukan, Polres Konawe ingin melindungi generasi muda dan warga dari tindakan yang dilakukan oleh mafia dan jaringan narkoba di Indonesia.

Ia juga mengatakan, apa yang dilakukan Polres Konawe dalam mengungkap peredaran gelap narkoba mencerminkan komitmen untuk tidak berkompromi dengan para oknum yang merusak generasi muda dengan narkoba.

Sebelumnya, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (KSK) mengapresiasi kerja keras dari Polres Konawe atas pengungkapan kasus tersebut.

Menurut Kery, Konawe memang tengah jadi sasaran narkoba karena hal ini berbanding lurus dengan tingginya pendapatan perkapita dan kondisi ekonomi Konawe yang terus merangkak jadi daerah maju.

"Dulu rata-rata pendapatan perkapita warga Konawe tahun 2013 hanya Rp 19 juta. Per 2022 kita sudah diangka Rp 34 juta. Makanya tidak heran kalau ruang-ruang pasar Narkoba semakin terbuka," terangnya.