BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Selatan melayangkan kritik keras terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, menyusul tersendatnya realisasi proyek strategis daerah yang menggunakan skema anggaran tahun jamak (multi-years).
Penundaan peletakan batu pertama kantor bupati yang berlarut-larut ini memicu keresahan publik dan menempatkan lembaga legislatif dalam posisi tersudut akibat lemahnya eksekusi di tingkat eksekutif.
Ketua DPRD Buton Selatan, Dodi Hasri, mengungkapkan kekecewaannya atas pergeseran time schedule (jadwal pelaksanaan) proyek yang seharusnya sudah memasuki tahapan krusial sejak bulan lalu.
Berdasarkan perencanaan awal Dinas Pekerjaan Umum (PU), prosesi peletakan batu pertama dijadwalkan matang pada Mei 2026. Namun, agenda tersebut kembali molor hingga pertengahan tahun.
"Kita pernah perencanaan di awal tahun, bulan Mei kemarin sesuai time schedule Dinas PU harusnya sudah peletakan batu pertama" ungkap Dodi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/6/2026).
