"Publik yang tidak mengetahui kendala teknis birokrasi cenderung menyalahkan DPRD karena dianggap mandul dalam menjalankan fungsi pengawasan," ujar Dodi.

Pihak legislatif mengklaim telah memberikan dukungan penuh, mulai dari payung hukum berupa peraturan daerah (Perda) multi-years hingga alokasi anggaran yang dibutuhkan.  

Setelah mundurnya jadwal peletakan batu pertama ke akhir Juni, Dodi memproyeksikan progres fisik pembangunan baru bisa berjalan pada awal Juli.

Ia menilai waktu yang kian menyusut di pertengahan tahun ini dikhawatirkan akan mengancam target penyelesaian proyek.

"Harusnya hal ini sudah dari jauh-jauh hari dipersiapkan dari Januari, Februari, Maret, sampai masuk Mei. Ini kan terlambat sekali," tambahnya.