Lanjutnya ia berharap, kepada distributor jika ada, agar segera melakukan distribusi apa lagi sudah mendekati bulan puasa.

“Kita berharap minyak goreng ini harus sudah dalam kondisi tersedia, supaya masyarakat kita khususnya Ibu-Ibu bisa kembali tenang," ungkapnya.

Baca Juga: Gubernur Ali Mazi Tak Hadiri Pembukaan Musda XI HIPMI Sultra

Karena kata dia, kebutuhan minyak goreng tidak bisa ditunda, karena menyangkut makanan dan konsumsi tiap hari serta berdampak juga bagi usaha-usaha warung makan, maupun usaha lain yang memiliki kebutuhan dan ketergantungan akan minyak goreng.

Sementara itu salah seorang karyawan toko di Kecamatan Kambu Kota Kendari, Masyita Alawiyah menyampaikan, sudah lumayan lama ketersediaan minyak di toko tempatnya bekerja itu tidak ada.