Terkait perizinan, Jabar mengungkapkan ketidaksesuaian antara jenis usaha yang dijalankan dan izin yang dimiliki. Karaoke Miyabi, yang telah beroperasi lebih dari 15 tahun, baru mengajukan izin pada Juni 2024, menimbulkan kecurigaan terkait proses perizinan yang tidak transparan.

“Ini sangat mengkhawatirkan dan kami meminta agar pengawasan dan verifikasi perizinan lebih diperketat,” ujar Jabar.

Tak hanya itu, warga sekitar juga mengeluhkan gangguan yang ditimbulkan oleh kebisingan dan perilaku buruk yang terjadi pada malam hari.

Seorang warga setempat, Timarni, mengungkapkan bahwa mereka sering terganggu oleh suara bising dan perilaku pengunjung yang mabuk dan terlibat perkelahian di jalanan.

“Mereka sering berkelahi di jalan depan rumah kami, bahkan ada yang datang mencari suaminya. Kami yang sedang tidur pun jadi terganggu,” keluh Timarni.