Selain itu, meminta tidak ada perluasan IUP yang masih berlaku ke IUP yang habis masa berlaku tanpa ada keterlibatan Perumda atau badan usaha milik daerah (BUMD).
"IUP yang telah dicabut oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi dan Bupati Kolaka Utara pada masa kepemimpinan Bupati Rusda Mahmud diserahkan ke BUMD," jelas Muhammad Syair, yang sering dipanggil Chay.
Baca Juga: Camat Napabalano Akhirnya Dilantik jadi Sekwan Muna
DPRD Kolaka Utara turut meminta peniadaan perluasan IUP yang telah habis masa berlaku dan pemberdayaan Perumda sehingga hak serta kewajiban pihak swasta setara dengan hak dan kewajiban Perumda.
"InsyaAllah aspirasi yang disampaikan Dewan Kolaka Utara akan diteruskan ke pimpinan tertinggi, dalam hal ini Menteri dan Wamen ESDM untuk dilakukan kajian seberapa besar keterlibatan Perumda ke depan," kata Chay.
