"Jangan sampai kuota yang seharunya masih untuk tahun lalu, sedangkan terus terjadi pertambahan volume kendaraan atau dump truk sehingga menyebabkan antrean panjang di SPBU," tambahnya.
Maka pihaknya akan mengawal terkait pengusulan kuota di Kota Kendari agar pemerintah provinsi dapat menjadikan solusi jangka panjang.
Sementara Rahmat perwakilan Pertamina Sulawesi Tenggara menjelaskan, pemberhentian pasokan BBM (solar) di SPBU Martandu karena ditemukan penggunaan barkode yang diduplikasi tidak sesuai dengan jenis kendaraan.
"Ditemukan penggunaan barkode yang diduplikasi untuk kendaraan lain, ini buktinya ada di CCTV dimana barcode yang digunakan dengan jenis kendaraan d CCTV tidak sesuai," jelasnya.
Baca Juga: Dijatah 2 Kali Seminggu, Solar di SPBU Buton jadi Barang Langka
