Baca Juga: Peserta Vaksin Membludak, Ketua IDI Muna dan Camat Lohia Kewalahan
"Mereka juga perlu diawasi karena stok BBM subsidi yang diberikan kepada kelompok jumlahnya lumayan banyak yakni sekitar 1200 liter," urainya.
Meski pengawasan pendistribusian BBM subsidi di SPBU-N Sapoiha telah selesai. Namun, ia sepakat dengan komisi III DPRD Kolut akan tetap melakukan pengawasan secara periodik. Satu kali atau dua kali dalam seminggu.
"Jika nantinya kami masih menerima laporan dari masyarakat terkait penyaluran BBM di SPBU-N tersebut, maka kami akan ditindaklanjuti untuk dilakukan pemantauan selama satu tahun penuh," pungkasnya.
Untuk diketahui, selama Dinas Perikanan melakukan pengawasan stok BBM subsidi yang masuk dari Depok Pertamina Kolaka hanya sekitar 30.000 liter dari 50.000 liter jatah BBM subsidi jenis solar di SPBU-N Sapoiha. Sementara premium hanya 8000 liter.
