“Kalau sekarang ini, yang kita rayakan itu seperti tanggal akikahnya, bukan tanggal lahirnya,” tutur Syair.
Sebelumnya, Penjabat Sekertaris Daerah (Pj Sekda) Kolaka Utara, Muhammad Idrus telah menyampaikan, jikalau wacana perubahan tanggal perayaan HUT Kolaka Utara ini tidak sekadar soal tanggal seremonial.
Pemerintah daerah menilai penting untuk menyatukan persepsi historis dan legalitas agar peringatan hari jadi benar-benar merepresentasikan akar lahirnya Kolaka Utara.
Baca Juga: Pemkab Kolaka Utara Bagikan Seragam Sekolah Gratis ke Ribuan Pelajar dari APBD
Bahkan pemerintah daerah bakal melibatkan berbagai pihak, mulai dari DPRD Kolaka Utara, tim pemekaran daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga akademisi sejarah lokal, guna memastikan keputusan yang diambil bersifat komprehensif dan inklusif.
