Terkait anggaran yang tersedia saat ini sebesar Rp 1,2 miliar untuk pemilihan 60 kades, bila terjadi penundaan maka secara otomatis akan menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

Baca Juga: Warga Butur Keluhkan Jalan Rusak Ronta-Maligano, Ini Tanggapan Pemerintah

Baca Juga: 7 Negara dengan Harga Tes PCR Termurah, Indonesia Kok Sangat Mahal?

Sehingga, bila nanti tahun 2022 digelar pemilihan di 124 desa, maka dewan akan mendukung penuh penganggaranya.

"Tinggal dikondisikan (anggaran). DPMD harus benar-benar merinci berapa besar kebutuhan anggaran untuk pemilihan 124 desa," ujarnya politisi Gerindra itu.