"Pak gubernur tidak menyebut angka Rp 40 miliar. Angka itu berdasarkan proposal dari Pemkab Muna Barat," ungkapnya.
Sebagai representasi masyarakat Muna Barat, Tariala pun memperjuangkan dana hibah itu saat pembahasan anggaran di DPRD.
"Anggarannya kita sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah," ujar Karetaker KONI Muna Barat itu.
Wakil Ketua DPRD Muna Barat, Uking Djassa menerangkan, anggaran pembangunan pusat perkantoran Bumi Praja Laworoku, kantor DPRD, rumah jabatan (Rujab) bupati, pimpinan DPRD, mall pelayanan publik dan mesjid telah dialokasikan di APBD 2023 sebesar Rp 75,5 miliar.
