Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo selesai dibangun. Foto: Jay/Telisik

 

“Informasi yang kami terima, itu rencananya akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia di bulan enam tahun ini, tapi ada beberapa yang masih perlu difinishing lah,” ujar Sulaeha baru-baru ini.

Sejauh ini kata dia, pihaknya melihat alat-alat kesehatan di Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo sudah siap menunjang operasional walaupun belum terpasang. Agar dapat segera melayani pasien maka membutuhkan sumber daya manusia yang mengoperasikan rumah sakit.

Soal operasional itu, DPRD masih menjadwalkan untuk rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara. Salah satu yang jadi poin pembahasan dalam rapat kerja itu adalah perekrutan tenaga kontrak, tapi pembahasannya tidak segera tuntas karena tiba-tiba ada pergantian Direktur Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah dan Otak Oputa Yi Koo.

Kendati demikian, Sulaeha Sanusi mengatakan, Komisi IV sebagai mitra kerja Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara terus mendorong agar persiapan pengoperasian rumah sakit dan lain sebagainya segera tuntas.